Valorisasi Alga Merah Gelidium sesquipedale dengan Mengekstraksi Spektrum Luas Senyawa Minor menggunakan Pendekatan Ramah Lingkungan

Castejón N. · Marine Drugs · 2021 · 36 sitasi

Bagaimana jika rahasia kosmetik dan obat-obatan berkelanjutan selama ini terhampar di pantai? Alga merah yang biasa dan sering terabaikan kini menghasilkan kekayaan senyawa bioaktif hanya dalam 15 menit.

Selama puluhan tahun, Gelidium sesquipedale dipanen untuk satu hal: agar. Sisa alga ini sebagian besar diabaikan, menjadi produk sampingan dengan potensi yang belum dimanfaatkan. Kini, para ilmuwan mengalihkan perhatian pada limbah ini, dan hasilnya mengesankan. Menggunakan ekstraksi berbantuan ultrasonik (UAE) dan pelarut ramah lingkungan, mereka berhasil membuka spektrum luas senyawa minor dalam waktu singkat—15 hingga 30 menit, dibandingkan 8 jam dengan metode konvensional.

Ekstraknya kaya akan fenolik, flavonoid, asam amino mirip mikosporin (MAA), dan fikobiliprotein—semuanya berharga karena aktivitas antioksidan dan anti-enzimatiknya. Angkanya berbicara sendiri: 189,3 mg fenolik, 310,7 mg flavonoid, 1271 mg MAA, dan 72,4 mg fikobiliprotein per 100 g berat kering. Senyawa-senyawa ini memiliki potensi aplikasi dalam produk medis dan kosmetik, mulai dari krim anti-penuaan hingga agen fotoprotektif.

Lebih dari itu, ini bukan trik satu kali. Teknik-teknik ini dapat diadaptasi untuk spesies alga lain, membuka jalan bagi revolusi yang lebih luas dalam bioprospeksi berkelanjutan. Lain kali Anda melihat rumput laut di pantai, ingatlah: mungkin itu adalah masa depan kimia hijau.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.