Ekstraksi senyawa fenolik dari daun blueberry yang dibantu ultrasound menggunakan pelarut eutektik dalam alami (NADES) untuk valorisasi limbah agrimakanan

Santos-Martín M. · Biomass and Bioenergy · 2023 · 99 sitasi

Bagaimana jika rahasia mengubah limbah pertanian menjadi antioksidan bernilai tinggi terletak pada perpaduan cerdas antara alam dan gelombang suara? Para peneliti sedang mengubah daun blueberry yang terbuang menjadi sumber daya berharga menggunakan pelarut hijau yang inovatif.

Industri makanan selalu berburu pelarut hijau baru untuk memulihkan senyawa bioaktif dari sisa-sisa pertanian. Untuk mengatasi hal ini, tim peneliti mengembangkan metode yang dibantu ultrasound untuk mengekstrak senyawa fenolik dari daun blueberry. Dengan menyaring berbagai pelarut eutektik dalam alami, mereka menemukan penampil yang menonjol: campuran asam laktat, natrium asetat, dan air, serta kombinasi kolin klorida dan asam oksalat.

Menggunakan desain eksperimental Box–Behnken, tim menyetel kondisi ekstraksi yang optimal. Mereka menerapkan sonikasi selama 45 menit pada suhu 65 °C, menggunakan rasio pelarut terhadap sampel yang tepat yaitu 15 untuk pelarut berbasis laktat dan 75 untuk sistem berbasis kolin.

Hasilnya berbicara sendiri. Dibandingkan dengan pelarut organik konvensional, NADES berbasis asam laktat dan kolin menunjukkan kinerja yang jauh lebih unggul, memberikan efisiensi yang lebih besar hingga 2,2 kali lipat dalam memulihkan senyawa fenolik dan hingga 2,8 kali lipat untuk senyawa antioksidan. Karakterisasi kromatografi mengonfirmasi bahwa pelarut berbasis laktat berhasil mengekstrak berbagai macam asam hidroksi sinamat dan turunan flavonol.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.