Ekstraksi berbantuan ultrasonik senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan dari Buah Raphia farinifera: Optimasi desain Box-Behnken dan karakterisasi mikrostruktur

Djadou C. · Food Chemistry Advances · 2026 · 0 sitasi

Tersembunyi di dalam buah tropis, harta karun antioksidan menanti—dan ultrasonik adalah kunci untuk membukanya. Raphia farinifera, bahan pangan lokal, mengungkap kekayaan fenoliknya yang kuat ketika diterpa gelombang suara.

Selama berabad-abad, masyarakat lokal telah memanfaatkan buah Raphia farinifera, namun kimia tersembunyinya tetap misterius. Kini, para ilmuwan beralih ke ultrasonik—gelombang suara frekuensi tinggi—untuk mengeluarkan senyawa bioaktif buah ini. Dengan alat statistik cerdas bernama desain Box-Behnken, mereka mengoptimalkan empat faktor: waktu, suhu, konsentrasi etanol, dan rasio cair-padat.

Hasilnya mengejutkan. Bagian buah merespons berbeda: kernel memiliki kandungan fenolik tertinggi sebesar 69,58 mg GAE/g DM, sementara cangkang unggul dalam aktivitas antioksidan dengan tingkat penangkapan radikal bebas 91,69%. Daging buah, meski lebih rendah fenoliknya, tetap menunjukkan aktivitas yang mengesankan. Di bawah mikroskop elektron pemindai, keajaiban menjadi terlihat: ultrasonik menciptakan pori-pori kecil di sel tanaman, memungkinkan pelarut menembus lebih dalam dan mencuci lebih banyak senyawa.

Metode ekstraksi hijau ini tidak hanya efisien—tetapi juga berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan ekstrak Raphia farinifera dapat bersinar dalam pengobatan, kosmetik, dan pengawetan makanan. Buah yang menyehatkan komunitas mungkin segera menyehatkan industri, semua berkat bantuan sonik kecil.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.