Ekstraksi Senyawa Fenolik Berbantuan Ultrasonik dari Daun Mangga Harumanis (Mangifera indica) Menggunakan Pelarut Eutektik Dalam Alami Hijau (NADES)

Abdul Rahman A.M. · Malaysian Applied Biology · 2024 · 1 sitasi

Bagaimana jika rahasia kimia hijau tersembunyi di daun mangga? Para ilmuwan baru saja menemukan cara untuk menarik antioksidan kuat dari daun mangga Harumanis menggunakan pelarut yang ramah lingkungan sekaligus efektif.

Mangga Harumanis adalah kebanggaan Perlis, Malaysia, tetapi daunnya sering diabaikan. Sekarang, para peneliti memberikan kehidupan kedua pada daun-daun ini dengan mengekstraksi senyawa fenolik—antioksidan alami—menggunakan kelas pelarut hijau baru yang disebut Pelarut Eutektik Dalam Alami, atau NADES. Pelarut ini dibuat hanya dengan memanaskan dan mengaduk bahan-bahan alami seperti asam organik dan gliserol hingga membentuk cairan bening, menawarkan alternatif biodegradable untuk pelarut konvensional yang keras.

Dalam penelitian ini, lima sistem NADES yang berbeda diuji terhadap pelarut tradisional seperti etanol dan metanol. Hasilnya mencolok: campuran asam laktat:gliserol mengungguli semua yang lain, menghasilkan 135,74 mg kandungan fenolik per gram daun kering. Ketika dikombinasikan dengan ekstraksi berbantuan ultrasonik, angka itu melonjak menjadi 142,87 mg—mengungguli pelarut konvensional terbaik, etanol 50%, yang mencapai 133,09 mg. NADES yang paling tidak efektif, natrium asetat:gliserol, masih menghasilkan 32,76 mg, menunjukkan bahwa bahkan pilihan hijau yang paling lemah pun menjanjikan.

Ekstrak pemenang ini kaya akan fitokimia—saponin, fenol, glikosida, dan tanin—serta menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap bakteri gram-positif dan gram-negatif. Ini menunjukkan bahwa daun Harumanis, ketika diproses dengan NADES, dapat menjadi sumber agen terapeutik. Penelitian ini membuka pintu menuju cara yang lebih bersih dan berkelanjutan untuk memanfaatkan apotek alam, satu daun mangga pada satu waktu.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.