Mengubah Limbah Pertanian menjadi Produk Bernilai Tambah: Tinjauan tentang Kulit Markisa (Passiflora edulis)

Hu Z. · Plant Foods for Human Nutrition · 2026 · 0 sitasi

Bagaimana jika rahasia camilan yang lebih sehat tersembunyi di tumpukan kulit kedelai? Sebuah studi baru mengubah limbah pertanian ini menjadi bahan pangan fungsional dengan kekuatan antioksidan.

Kulit kedelai sering dibuang, padahal kaya akan serat dan antioksidan. Para peneliti berupaya membuka potensinya menggunakan metode ekstraksi ramah lingkungan: ultrasonik dan cairan bertekanan. Kulit mentah mengandung 67,98% serat dan 10,56% protein, menjadikannya bahan awal yang menjanjikan.

Ekstraksi cairan bertekanan (PLE) terbukti menjadi bintangnya. Pada suhu 140°C dengan etanol 50%, metode ini menghasilkan hampir 20% ekstrak, kaya akan senyawa fenolik dan antioksidan. Isoflavon seperti daidzin dan genistin teridentifikasi sebagai komponen utama.

Untuk menguji manfaat nyata, tim menambahkan ekstrak dan kulit kedelai ke dalam scone. Hasilnya? Scone dengan ekstrak memiliki kandungan fenolik dan aktivitas antioksidan yang jauh lebih tinggi—sekitar 36 µmol Trolox per gram—dibandingkan kontrol. Selain itu, penambahan kulit kedelai meningkatkan serat pangan cukup untuk memberi label scone sebagai "sumber serat" sesuai regulasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa valorisasi kulit kedelai melalui ekstraksi hijau dapat meningkatkan kualitas nutrisi produk bakery sehari-hari, mengubah limbah menjadi kesehatan.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.