Total tanin dari Geum japonicum Thunb. var. chinense yang diekstraksi dengan pelarut eutektik dalam alami dan hijau: Optimasi ekstraksi, identifikasi komponen, dan aktivitas hipoglikemik
Bagaimana jika kunci untuk membuka lemari obat alam terletak pada pelarut hijau berbasis gula? Sebuah studi baru mengungkap bagaimana pelarut eutektik dalam alami, dipadukan dengan ultrasonikasi, secara efisien mengekstrak senyawa bioaktif dari herba tradisional, dengan asam rosmarinat sebagai bintang utamanya.
Lupakan bahan kimia keras—masa depan ekstraksi tanaman mungkin semanis kedengarannya. Para peneliti beralih ke pelarut eutektik dalam alami (NADES), alternatif hijau, untuk menarik senyawa berharga dari bunga Anchusa italica, obat tradisional untuk masalah kardiovaskular. Hasilnya? Cara yang lebih bersih dan efisien untuk memanfaatkan kimia alam.
Dengan menggunakan UPLC-Q-Exactive Orbitrap-MS, tim mengidentifikasi banyak molekul bioaktif, dengan asam rosmarinat (RA) mendominasi hampir 40% dari ekstrak metanol. Namun kemenangan sebenarnya datang ketika mereka menggabungkan NADES dengan bantuan ultrasonik, mengoptimalkan kondisi melalui metodologi permukaan respons. Faktor kunci termasuk kadar air 29,051% dan rasio bahan-cair 20,961 mL/g, dengan waktu ekstraksi 35,725 menit dan daya ultrasonik 240,342 W.
Proses yang dioptimalkan menghasilkan nilai evaluasi komprehensif (CEV) sebesar 222,452, mencerminkan kandungan total polifenol dan kadar RA yang tinggi. Uji in vitro menunjukkan kekuatan antioksidan RA yang mengesankan, mampu membersihkan lebih dari 90% radikal DPPH dan ABTS. Protokol berkelanjutan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi ekstraksi tetapi juga menggarisbawahi potensi NADES dalam kimia hijau, menawarkan jalur yang menjanjikan untuk penelitian produk alami.
Poin Kunci
- NADES + ultrasonikasi meningkatkan hasil ekstraksi polifenol dan asam rosmarinat.
- Asam rosmarinat mendominasi sebesar 39,85% dari ekstrak metanol.
- Kondisi optimal menghasilkan CEV 222,45 dan pembersihan radikal >90%.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.