Polaritas Solvatokromik, Sifat Fisikokimia, dan Analisis Spektral dari Tiga NADES Baru Berbasis Urea-Gliserol

Ahmed S. · Molecules Basel Switzerland · 2026 · 7 sitasi

Bayangkan pelarut yang dapat disetel seperti alat musik—kini, sepuluh pelarut hijau baru menunjukkan caranya, dengan polaritas mulai dari yang lembut hingga intensitas seperti air.

Para ilmuwan telah menciptakan sepuluh pelarut eutektik dalam alami tipe-V (NADES) menggunakan urea sebagai akseptor ikatan hidrogen, dipasangkan dengan gliserol, asam organik, atau karbohidrat. Ini bukan sekadar campuran—ini adalah jaringan ikatan hidrogen yang sangat terorganisir, seperti yang ditunjukkan oleh densitasnya (1,243–1,361 g/cm³) serta nilai refraksi molar dan polarisabilitas yang tinggi. Gugus karboksil dan hidroksil dari donor memadatkan struktur, membuatnya kompak dan kokoh.

Pengukuran tegangan permukaan (46,9–80,3 mN/m) menunjukkan rentang yang luas, mengkategorikan pelarut menjadi kelompok polaritas rendah, sedang, dan tinggi. Namun bintang utamanya adalah analisis solvatokromik menggunakan Nile Red, betaine 30, dan parameter Kamlet–Taft. Semua NADES menunjukkan nilai E_NR, ET(30), dan E_TN yang tinggi, menempatkannya sebagai media sangat polar—sebanding dengan air—namun masing-masing memiliki karakteristik donor-akseptor ikatan hidrogen yang unik.

Parameter Kamlet–Taft yang dinormalisasi mengungkapkan spektrum pelarut yang luas, dari sistem yang sangat menerima ikatan hidrogen hingga yang sangat mendonorkan atau dipolar. Kemampuan penyetelan ini adalah pengubah permainan dalam kimia hijau, menawarkan pelarut yang disesuaikan untuk mengekstraksi dan melarutkan senyawa bioaktif. NADES ini bukan sekadar alternatif ramah lingkungan; mereka adalah alat presisi untuk proses berkelanjutan di masa depan.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.