Skrining, Optimasi, dan Penelitian Bioavailabilitas Ekstrak Pelarut Eutektik Dalam Alami dari Radix Pueraria

Huang Y. · Molecules · 2021 · 34 sitasi

Bayangkan pelarut yang ramah lingkungan, kuat, dan meningkatkan penyerapan senyawa obat—inilah janji Pelarut Eutektik Dalam Alami, dan mereka baru saja membuktikannya dengan peningkatan bioavailabilitas hingga 323%.

Selama berabad-abad, mengekstrak senyawa berharga dari tanaman bergantung pada pelarut berbasis fosil yang keras. Namun, kelas baru pelarut hijau, yang disebut Pelarut Eutektik Dalam Alami (NaDES), kini menarik perhatian. Dalam studi terbaru, para ilmuwan menyaring 25 NaDES berbeda untuk mengekstrak puerarin (PUE) dan turunannya dari Radix Pueraria, akar obat tradisional. PUE, isoflavon utama, memiliki aktivitas biologis yang mengesankan tetapi mengalami kelarutan air yang buruk dan bioavailabilitas oral yang rendah, membatasi penggunaannya. Hasilnya mencolok: menggunakan L-Pro-Maa (kombinasi L-prolin dan asam malat) dalam kondisi optimal, hasil PUE, 3-MPR, dan PRX mencapai masing-masing 98,7 mg/g, 16,3 mg/g, dan 9,9 mg/g—2,2, 2,9, dan 3,4 kali lebih tinggi daripada ekstraksi air. Lebih menarik lagi, ketika diuji pada tikus, bioavailabilitas oral PUE dalam ekstrak NaDES melonjak hingga 323% dibandingkan dengan PUE murni. Ini menunjukkan bahwa NaDES bukan hanya alternatif berkelanjutan tetapi juga peningkat kuat penyerapan obat, membuka pintu baru untuk aplikasi produk alami.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.