Tren Penelitian dalam Ekstraksi Fluida Superkritis Senyawa Bioaktif: Studi Bibliometrik 30 Tahun dari 1995 hingga 2025

Varas Condori M.A. · Molecules · 2026 · 0 sitasi

Selama 30 tahun, para ilmuwan telah menyempurnakan cara mengekstrak senyawa berharga dari alam menggunakan fluida yang tidak sepenuhnya cair dan tidak sepenuhnya gas—dan dunia akhirnya mulai memperhatikannya.

Fluida superkritis—zat yang dipanaskan dan diberi tekanan melewati titik kritisnya—menawarkan alternatif hijau untuk ekstraksi berbasis pelarut tradisional. Sebuah studi bibliometrik baru, yang menganalisis 2.159 publikasi dari 1995 hingga 2025, memetakan kebangkitan teknologi ini untuk mendapatkan senyawa bioaktif.

Data menunjukkan lonjakan penelitian, terutama dalam dekade terakhir, didorong oleh permintaan akan metode ramah lingkungan dan bahan alami. Brasil memimpin, dengan Tiongkok dan Spanyol di belakangnya, dan kolaborasi internasional umum terjadi di antara produsen teratas.

Analisis kata kunci menunjukkan aktivitas antioksidan dan polifenol mendominasi bidang ini. Evolusi tematik menunjukkan pergeseran dari karakterisasi dasar ke optimasi proses dan aplikasi, termasuk menggunakan produk sampingan agro-industri sebagai sumber baru.

Tinjauan 30 tahun ini menyoroti bidang yang semakin matang, selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB dan menunjukkan masa depan di mana ekstraksi hijau menjadi norma.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.