Fitokimia, Aktivitas Antioksidan dan Antimikroba dari Centella Asiatica yang Diekstraksi dengan Ekstraksi Microwave Bebas Pelarut

Idris F.N. · Asean Engineering Journal · 2022 · 1 sitasi

Bayangkan mengekstrak kekuatan penyembuhan tanaman hanya dalam 15 menit, tanpa setetes pelarut. Itulah janji teknik hijau yang baru saja membuktikan keunggulannya pada 'pegagan' yang legendaris.

Selama berabad-abad, Centella asiatica, atau pegagan, telah menjadi andalan dalam pengobatan tradisional. Kini, para ilmuwan mengungkap rahasianya dengan sentuhan modern yang ramah lingkungan: ekstraksi microwave bebas pelarut (SFME). Metode ini membuang pelarut berbahaya dan memangkas waktu ekstraksi, menjadikannya terobosan bagi industri farmasi, makanan, dan kosmetik.

Dalam penelitian ini, para peneliti memanaskan 20 gram pegagan segar dalam microwave pada 300 watt selama hanya 15 menit, dalam kondisi vakum dan sambil diaduk. Hasilnya? Ekstrak kaya yang mengandung flavonoid, polifenol, tanin, dan minyak atsiri—semua dikonfirmasi melalui analisis GC-MS. Namun bukan itu saja: ekstrak ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang mengesankan, dengan IC50 sebesar 0,06 mg/ml, dan kandungan fenolik total sebesar 10,75 mg GAE per gram berat kering.

Ekstrak ini juga menunjukkan keperkasaan antimikroba melawan berbagai patogen, termasuk E. coli, S. aureus, dan beberapa spesies Aspergillus. Ini berarti SFME tidak hanya mempertahankan senyawa bermanfaat dari tanaman, tetapi juga melakukannya lebih cepat dan lebih hijau dari sebelumnya. Ini adalah kemenangan ganda bagi sains dan planet kita.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.