Stabilitas Fisikokimia dan Bioaktif Minuman Mikrohijau Bit–Tarragon selama Penyimpanan Dingin
Bagaimana jika jus bit Anda bisa mempertahankan warna cerahnya dan bahkan meningkatkan kapasitas antioksidannya saat disimpan di lemari es? Sebuah studi baru menunjukkan bahwa menambahkan mikrohijau tarragon mungkin menjadi kuncinya.
Konsumen mendambakan minuman nabati yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga kaya manfaat kesehatan. Mikrohijau, bibit muda yang padat nutrisi, bisa menjadi jawabannya. Para peneliti mengembangkan minuman mikrohijau bit–tarragon menggunakan ekstrak hidroalkohol dari pendekatan ramah lingkungan, lalu memantau stabilitasnya selama 15 hari di lemari es pada suhu 4 ± 2 °C.
Minuman ini rendah lemak dan energi, namun aktivitas airnya mendekati 1,00—artinya keamanan bergantung pada pasteurisasi dan penyimpanan dingin. Kabar baiknya: Escherichia coli dan Staphylococcus aureus tidak terdeteksi. Jumlah aerob mesofilik total mencapai 104–105 CFU/g, dengan nilai sedikit lebih rendah ketika tarragon ditambahkan.
Warna menjadi cerita yang menarik. Bit saja memudar seiring waktu karena kehilangan betalain, tetapi campuran bit–tarragon menunjukkan efek perlindungan yang mengesankan—penurunan E* lebih dari 80 poin persentase lebih rendah dibandingkan minuman bit saja. Lebih baik lagi, kapasitas antioksidan (diukur dengan ABTS) meningkat sekitar 37% antara hari ke-1 dan ke-10 pada minuman campuran.
Ini menunjukkan bahwa menggabungkan mikrohijau bit dan tarragon dapat menciptakan minuman nabati yang stabil dan aman, serta mempertahankan warna dan meningkatkan kapasitas antioksidannya seiring waktu.
Poin Kunci
- Minuman bit–tarragon stabil selama 15 hari pada 4 °C
- Tarragon melindungi warna, mengurangi pemudaran lebih dari 80 poin
- Aktivitas antioksidan naik 37% pada hari ke-10
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.