Kulit Pepaya (Carica papaya L.) sebagai Sumber Berkelanjutan Karotenoid Terkait Kesehatan Mata melalui Optimasi Ekstraksi Ramah Lingkungan

Barroso-Torres N. · Molecules · 2026 · 0 sitasi

Bagaimana jika kulit pepaya yang Anda buang bisa menjadi kunci untuk kesehatan mata yang lebih baik? Para ilmuwan telah menemukan bahwa limbah yang terabaikan ini kaya akan karotenoid ramah mata, siap diekstraksi secara berkelanjutan.

Setiap tahun, berton-ton kulit pepaya berakhir sebagai limbah industri. Namun penelitian baru mengungkap bahwa kulit yang dibuang ini adalah harta karun senyawa bioaktif—terutama karotenoid yang terkait dengan kesehatan mata. Dengan menguji berbagai metode ekstraksi, para ilmuwan menemukan bahwa bahkan teknik konvensional dapat memperoleh pigmen dalam jumlah signifikan, dengan total karotenoid mencapai 7,13 µg β-karoten per 100 g berat kering. Mereka kemudian mengoptimalkan proses menggunakan metodologi permukaan respons untuk memaksimalkan hasil dan aktivitas antioksidan. Ekstrak yang dioptimalkan menunjukkan aktivitas antioksidan yang mengesankan, menangkal radikal bebas dalam dua uji berbeda (DPPH dan ORAC-FL). Analisis kimia mengidentifikasi lutein sebagai senyawa utama, diikuti oleh violaxanthin, zeaxanthin, β-cryptoxanthin, dan β-karoten—sementara likopen tidak terdeteksi. Profil kaya xantofil ini, terutama tinggi lutein, menarik karena senyawa ini telah dikaitkan dengan perlindungan penglihatan dalam studi sebelumnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kulit pepaya dapat menjadi sumber berkelanjutan untuk makanan fungsional dan nutraceutical, mengubah limbah menjadi kesehatan dan mendukung ekonomi sirkular.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.