Optimasi Ekstraksi Hijau Polifenol dari Bunga Edibel Clitoria ternatea menggunakan Ultrasonografi Berdaya Tinggi: Studi Komparatif dengan Teknik Ekstraksi Konvensional

Santos L.G. · Journal of Applied Research on Medicinal and Aromatic Plants · 2023 · 49 sitasi

Bagaimana jika rahasia kimia yang lebih ramah lingkungan tersembunyi di daun blueberry? Para ilmuwan baru saja menemukan cara untuk membuka antioksidannya menggunakan pelarut ramah lingkungan dan gelombang suara.

Industri makanan sedang mencari cara yang lebih ramah lingkungan untuk mengekstrak senyawa bioaktif yang berharga, terutama dari limbah pertanian. Daun blueberry, yang sering dibuang, kaya akan senyawa fenolik. Namun, metode ekstraksi tradisional bergantung pada pelarut organik yang keras. Studi ini menawarkan alternatif yang lebih cerdas: pelarut eutektik dalam alami (NADES) yang dikombinasikan dengan ultrasonografi.

Para peneliti menyaring berbagai formulasi NADES. Yang terbaik adalah campuran laktat, natrium asetat, dan air, serta campuran kolin klorida dengan asam oksalat. Menggunakan desain Box-Behnken, mereka mengoptimalkan proses: sonikasi selama 45 menit pada suhu 65°C, dengan rasio pelarut-terhadap-sampel tertentu untuk setiap NADES.

Hasilnya mengejutkan. Pelarut hijau ini mengungguli pelarut konvensional secara signifikan, memulihkan senyawa fenolik 1,6 kali dan 2,2 kali lebih banyak, serta antioksidan 1,6 kali dan 2,8 kali lebih banyak. NADES berbasis asam laktat bahkan mengekstrak berbagai asam hidroksisinamat dan turunan flavonol, membuktikan bahwa keberlanjutan tidak berarti mengorbankan efisiensi.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.