Optimasi Ekstraksi Fenolik Bioaktif dan Aktivitas Kosmeseutikal dari Ekstrak Daun Zaitun Berbasis Polipropilen Glikol–Asam Laktat yang Ramah Lingkungan

Marijan M. · Molecules · 2022 · 15 sitasi

Daun zaitun adalah harta karun senyawa fenolik yang menyehatkan kulit—dan kini, para ilmuwan menemukan cara hijau untuk mengeluarkannya tanpa pelarut keras.

Daun zaitun kaya akan senyawa fenolik yang bermanfaat bagi kesehatan dan penampilan kulit. Namun, ekstraksinya biasanya melibatkan pelarut beracun dan penguapan yang boros energi. Studi baru ini membalik keadaan: para peneliti mengembangkan metode ekstraksi ramah lingkungan menggunakan campuran polipropilen glikol (PPG), asam laktat (LA), dan air—semuanya bahan aman dan berbasis bio.

Mereka mengoptimalkan proses dengan menyesuaikan komposisi pelarut, waktu ekstraksi, dan teknik, membandingkan pengadukan magnetik dengan ekstraksi berbantuan ultrasonik. Menggunakan HPLC dan spektrofotometri, mereka mengukur fenolik kunci seperti oleuropein dan verbascoside. Tiga ekstrak kemudian diuji untuk aktivitas antioksidan dan inhibisi enzim terkait kulit.

Hasilnya mengesankan: semua ekstrak secara kuat menghambat elastase, kolagenase, tirosinase, dan lipoksigenase—enzim yang terkait dengan penuaan, pigmentasi, dan peradangan. Ekstrak terbaik adalah yang paling kaya fenolik, diperoleh melalui pengadukan magnetik selama 20 menit dengan 0,8 g daun dalam 10 mL campuran PPG/LA/air (28,6/63,6/7,8, w/w/w). Urutan kedua menggunakan kondisi yang sama tetapi dengan 0,42 g daun.

Yang penting, campuran pelarut itu sendiri berkontribusi pada aktivitas inhibisi enzim, sehingga ekstrak dapat digunakan langsung dalam produk kosmetik—menghemat waktu dan energi dengan melewati penguapan pelarut. Ini adalah kemenangan bagi kulit dan planet.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.