Optimasi Ekstraksi Berbantuan Ultrasonik Menggunakan Natural Deep Eutectic Solvent Betain-Sorbitol dan Aktivitas Inhibisi Lipase Pankreas dari Kadar Asam Klorogenat dan Kafein pada Biji Kopi Robusta Hijau

Ahmad I. · Heliyon · 2021 · 44 sitasi

Bagaimana jika kunci untuk menghambat penyerapan lemak tersembunyi dalam kopi pagi Anda? Para ilmuwan kini menggunakan pelarut hijau ramah lingkungan untuk membuka potensi tersebut dari biji Robusta hijau.

Kopi lebih dari sekadar penjaga mata. Di dalam biji Robusta hijau tersembunyi dua senyawa kuat: asam klorogenat dan kafein. Keduanya dikenal memiliki manfaat kesehatan, tetapi mengekstraksinya secara efisien—dan berkelanjutan—menjadi tantangan. Hadirlah NADES, kelas pelarut baru yang rendah toksisitas dan dapat terurai secara hayati, menjadikannya alternatif yang lebih hijau untuk ekstraksi produk alami.

Dalam studi ini, peneliti mengoptimalkan metode ekstraksi berbantuan ultrasonik menggunakan NADES betain–sorbitol. Mereka memvariasikan rasio betain terhadap sorbitol, waktu ekstraksi, dan rasio padatan-cair, menggunakan desain Box-Behnken untuk memetakan permukaan respons. Tujuannya? Memaksimalkan hasil asam klorogenat dan kafein, diukur dengan HPLC.

Titik optimal muncul pada rasio betain-sorbitol 1,25:1,2 mol, rasio padatan-cair 1:30 g/mL, dan waktu ekstraksi 60 menit. Tetapi mereka tidak berhenti di situ. Ekstrak optimal kemudian diuji kemampuannya menghambat lipase pankreas—enzim yang memecah lemak makanan—menggunakan uji in vitro dan simulasi penambatan molekuler (PDB ID: 1LPB).

Hasilnya menunjukkan bahwa metode ekstraksi hijau ini tidak hanya menarik senyawa baik, tetapi juga menghasilkan ekstrak yang dapat membantu mengelola penyerapan lemak. Ini adalah langkah menjanjikan menuju makanan fungsional dan suplemen dari biji kopi, dengan pelarut yang ramah lingkungan.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.