Optimasi Ekstraksi Antosianin dari Limbah Kulit Mangga Menggunakan Pelarut Eutektik Dalam Alami dengan Bantuan Ultrasonik dan Gelombang Mikro

Kunhilintakath A. · Frontiers in Sustainable Food Systems · 2026 · 3 sitasi

Kulit mangga sering dibuang, padahal menyimpan harta karun pigmen berwarna yang menyehatkan—dan para ilmuwan baru saja menemukan cara yang lebih ramah lingkungan untuk mengeluarkannya.

Kulit mangga, sisa buangan dari buah yang dicintai, kaya akan antosianin—pigmen alami dengan kekuatan anti-inflamasi dan antioksidan. Namun mengekstraksinya secara efisien selalu menjadi tantangan. Studi ini beralih ke pelarut eutektik dalam alami (NADES), generasi baru pelarut hijau, yang dipadukan dengan bantuan ultrasonik dan gelombang mikro untuk melakukan pekerjaan ini lebih baik dari sebelumnya.

Di antara kombinasi pelarut yang diuji, kolin klorida yang dikombinasikan dengan asam laktat (rasio 1:2) terbukti menjadi bintangnya. Dengan menggunakan desain Box–Behnken, para peneliti mengoptimalkan waktu sonikasi, intensitas gelombang mikro, dan durasi gelombang mikro. Hasilnya? Peningkatan dramatis dalam hasil antosianin hingga 44,77 mg per gram kulit kering—lebih dari sepuluh kali lipat dari 4 mg yang diperoleh dengan etanol asam konvensional.

Namun manfaatnya tidak berhenti di situ. Ekstrak NADES juga menunjukkan aktivitas antioksidan dan kandungan fenolik yang lebih unggul. Aktivitas penangkal radikal DPPH mencapai 39 μmol AAE/g, dan daya reduksi besi mencapai 40 μmol AAE/g—keduanya hampir dua kali lipat dari metode tradisional. Bahkan intensitas warnanya lebih kuat, menunjukkan ekstrak yang lebih hidup.

Uji spektrofotometri dan stabilitas mengonfirmasi bahwa antosianin yang diekstraksi tetap utuh dalam berbagai kondisi. Penelitian ini menyoroti jalur berkelanjutan untuk mengubah limbah agroindustri menjadi senyawa bioaktif yang berharga, menggunakan pelarut tidak beracun dan teknik hemat energi.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.