Pelarut Eutektik Dalam Alami untuk Kelarutan dan Fraksinasi Selektif Karbohidrat Bioaktif Berat Molekul Rendah

Jiménez-Amezcua I. · Foods · 2023 · 15 sitasi

Bayangkan sebuah gula yang bisa diselamatkan secara selektif dari campuran, seperti penjaga pantai menarik perenang dari lautan yang ramai—pelarut eutektik dalam alami mungkin saja menjadi penjaga pantai itu.

Pelarut eutektik dalam alami, atau NADES, muncul sebagai pahlawan ramah lingkungan dalam kimia ekstraksi. Namun hingga kini, kemampuan mereka untuk melarutkan dan memisahkan karbohidrat kecil—blok bangunan banyak senyawa bioaktif—masih belum banyak dieksplorasi. Studi ini mengubah hal tersebut, menawarkan data kelarutan baru dan pendekatan pertama untuk menggunakan NADES dalam fraksinasi selektif gula-gula ini.

Para peneliti menguji tiga formulasi NADES berbasis kolin klorida, dipasangkan dengan mitra yang berbeda: etilen glikol, gliserol, dan asam oksalat dihidrat. Mereka bekerja dengan beberapa monosakarida dan disakarida, termasuk pemain kunci seperti laktulosa dan tagatosa. Menariknya, sifat asam dari NADES berbasis asam oksalat menyebabkan degradasi gula, terutama ketosa, sehingga tim beralih ke dua pelarut lainnya.

Kolin klorida dengan etilen glikol atau gliserol terbukti sebagai duo yang menang. Pelarut ini dapat secara selektif memisahkan ketosa bioaktif dari aldosa pasangannya dalam campuran ekuimolar—bayangkan laktulosa dari laktosa, atau tagatosa dari galaktosa. Yang lebih menarik, NADES berbasis etilen glikol meningkatkan kemurnian laktulosa dari 25% dalam campuran reaksi menjadi 56% dalam sampel yang dimurnikan, menunjukkan potensi nyata untuk aplikasi pangan dan nutraceutical.

Ini bukan sekadar keingintahuan laboratorium. Kemampuan untuk memfraksinasi karbohidrat berharga dari gula pengganggu membuka pintu dalam ilmu pangan, teknik, dan farmasi. Dengan NADES, kita mungkin segera memiliki cara yang lebih hijau dan cerdas untuk mengisolasi gula yang paling penting.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.