Pelarut eutektik dalam alami sebagai media yang disesuaikan dan berkelanjutan untuk ekstraksi lima senyawa dari tablet licorice majemuk dan perbandingannya dengan pelarut organik konvensional
Bagaimana jika rahasia kimia yang lebih ramah lingkungan tersembunyi di dalam akar yang sederhana? Sebuah studi baru mengubah tablet licorice menjadi harta karun senyawa bioaktif menggunakan pelarut ramah lingkungan.
Selama berabad-abad, akar licorice dihormati sebagai 'leluhur herbal.' Sekarang, para ilmuwan menemukan sentuhan modern: mengekstraksi senyawa penyembuhnya dengan pelarut yang terinspirasi alam yang disebut NADES. Pelarut eutektik dalam ini, terbuat dari bahan aman dan terbarukan, menantang dominasi pelarut organik yang keras.
Tim menguji delapan belas sistem NADES yang berbeda, akhirnya memilih campuran 1,4-butanediol–asam levulinat sebagai bintangnya. Dengan menyetel kadar air, rasio cair-padat, waktu, dan suhu, mereka mencapai hasil mengesankan dari lima bioaktif kunci—dari likuiritin hingga asam glisirizat—jauh melampaui pelarut konvensional.
Tidak hanya ekstrak NADES menarik lebih banyak senyawa, mereka juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat. Pendekatan hijau ini tidak hanya berfungsi untuk licorice; ini adalah cetak biru untuk ekstraksi berkelanjutan di seluruh produk alami. Masa depan kimia mungkin memang dalam, eutektik, dan tak terbantahkan hijau.
Poin Kunci
- NADES mengungguli pelarut konvensional untuk ekstraksi licorice.
- Kondisi optimal menghasilkan jumlah tinggi lima senyawa bioaktif.
- Ekstrak NADES menunjukkan aktivitas antioksidan yang unggul.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.