Ekstrak Lactarius deliciosus dari Ekstraksi Pelarut Eutektik Berbantuan Gelombang Mikro Hijau sebagai Kandidat Terapi Melawan Kanker Usus Besar
Bagaimana jika jamur yang umum dimakan bisa diam-diam mengakali sel kanker usus besar? Sebuah studi baru menunjukkan bahwa ekstrak dari Lactarius deliciosus, jamur susu saffron, mungkin bisa melakukannya—tanpa merusak penghalang usus yang sehat.
Menggali lebih dalam, ekstrak menghentikan proliferasi dengan menginduksi penangkapan siklus sel G0/G1 dan apoptosis, terkait dengan perubahan potensial mitokondria dan peningkatan aktivitas caspase-3. Ekstrak juga menyeimbangkan kembali keadaan redoks dengan menurunkan kadar ROS dan meredam peradangan dengan menurunkan ekspresi NOS2—semua tanpa merusak penghalang usus. Para penulis menyimpulkan bahwa senyawa bioaktif ini memiliki potensi kuat sebagai bahan antikanker dan fungsional, menawarkan pendekatan multitarget melawan kanker usus besar.
Poin Kunci
- Ekstraksi gelombang mikro hijau dengan air atau NaDES 1 memaksimalkan pemulihan fenolik.
- Ekstrak menghambat pertumbuhan sel kanker usus besar, adhesi, dan pembentukan koloni.
- Menginduksi apoptosis dan efek anti-inflamasi tanpa merusak penghalang usus.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.