Investigasi Bubuk Biji Açaí (Euterpe oleracea) Panggang sebagai Pengganti Kopi: Pengaruh Suhu Air, Penambahan Susu, dan Pencernaan In Vitro terhadap Kandungan Fenolik dan Kapasitas Antioksidan

Cruz Lima R. · Foods · 2025 · 4 sitasi

Tahukah Anda bahwa hingga 95% buah açaí dibuang sebagai biji? Sekarang, biji yang dibuang tersebut dipanggang menjadi pengganti kopi tanpa kafein yang kaya antioksidan.

Biji açaí, yang biasanya dibuang selama pengolahan pulp, merupakan sebagian besar berat buah. Namun studi baru mengubah limbah ini menjadi minuman fungsional. Dengan memanggang dan mengekstrak biji, peneliti menciptakan minuman mirip kopi yang bebas kafein dan kaya senyawa fenolik.

Studi ini menggunakan desain statistik untuk menemukan kondisi ekstraksi terbaik. Mereka memilih 6 gram bubuk per 100 mL air pada suhu mendidih, menghasilkan 21,78 mg kandungan fenolik per gram dan aktivitas antioksidan kuat di berbagai tes. Resonansi magnetik nuklir mengungkapkan adanya asam amino, karbohidrat, dan asam organik.

Saat simulasi pencernaan, hasilnya menarik. Mencampur ekstrak dengan susu kambing mengurangi kandungan fenolik, tetapi susu sapi—terutama skim dan semi-skim—meningkatkan bioaksesibilitas hingga 35%. Artinya, susu membantu tubuh menyerap senyawa baik tersebut.

Studi pertama dari jenisnya ini menunjukkan bahwa ekstrak biji açaí panggang bukan sekadar kebaruan—ini minuman kaya fenolik dan antioksidan yang tetap stabil saat diseduh dengan air mendidih. Alternatif kopi yang berkelanjutan dan menjanjikan sedang diseduh.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.