Evaluasi Terpadu NADES untuk Ekstraksi Hijau Senyawa Bioaktif dari Stroberi: Studi tentang Antosianin, Aktivitas Antioksidan, dan Profil FTIR Kemometrik

Ul Karimah A. · Trends in Sciences · 2026 · 2 sitasi

Bagaimana jika kunci untuk membuka harta karun antioksidan alam tidak terletak pada bahan kimia keras, melainkan pada campuran sederhana senyawa alami? Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa pelarut ramah lingkungan tertentu dapat mengungguli etanol tradisional dalam mengekstraksi senyawa penunjang kesehatan dari stroberi.

Stroberi lebih dari sekadar camilan manis—mereka kaya akan antosianin dan fenolik, senyawa alami dengan kekuatan antioksidan yang kuat. Namun, mengekstraksi harta karun ini secara efisien dan berkelanjutan masih menjadi tantangan. Hadirlah Natural Deep Eutectic Solvents (NADES), kelas baru pelarut hijau yang terbuat dari bahan murah dan biodegradable seperti kolin klorida dan asam organik.

Dalam studi ini, peneliti membandingkan lima formulasi NADES dengan etanol untuk mengekstraksi senyawa bioaktif dari stroberi. Mereka mengukur total antosianin, total fenolik, dan aktivitas antioksidan melalui uji DPPH, sambil menggunakan spektroskopi FTIR dan Analisis Komponen Utama (PCA) untuk memprofilkan ekstrak secara kimia.

Bintang utamanya adalah NADES E (kolin klorida:asam laktat), yang memberikan hasil tertinggi: 125,57 mg/100g antosianin, 11.032 mg GAE/g fenolik, dan aktivitas antioksidan 89,15%. Menariknya, NADES A (kolin klorida:asam sitrat) menghasilkan yield serupa tetapi menunjukkan sinyal FTIR terkuat untuk gugus fenolik (-OH, C=O, C=C), mengisyaratkan selektivitas yang berbeda.

PCA dengan jelas memisahkan NADES A, C, dan E dari etanol, membuktikan bahwa pelarut hijau ini menawarkan selektivitas senyawa dan retensi profil yang unggul. Pendekatan terpadu ini—menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif—menegaskan pentingnya mengevaluasi efisiensi dan selektivitas saat merancang metode ekstraksi berkelanjutan.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.