Pelarut Eutektik Dalam Hidrofobik Alami untuk Ekstraksi Senyawa Bioaktif: Karakterisasi Multiskala, Simulasi Kuantum, dan Studi Interaksi Molekuler dengan Alergen Cry j 1 dan Amb a 1
Bagaimana jika kunci melawan alergi terletak pada ekstrak kayu sederhana dan pelarut hijau? Studi ini mengungkap pelarut eutektik dalam alami yang dapat menarik senyawa dengan kekuatan modulasi alergi yang luar biasa.
Bayangkan pelarut yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga sangat efektif untuk mengekstrak senyawa bioaktif dari kayu—dan lebih baik lagi, senyawa tersebut mungkin membantu menjinakkan alergi. Para peneliti mensintesis enam pelarut eutektik dalam hidrofobik alami (NADES) dengan memasangkan kamper, timol, eugenol, dan mentol dalam rasio 1:1. Mereka mengkarakterisasi menggunakan berbagai teknik, dari FTIR dan analisis termal hingga simulasi kuantum dan dinamika molekuler, mengungkap ikatan hidrogen yang kuat dalam campuran berbasis eugenol, terutama mentol–eugenol.
Menggunakan ekstraksi berbantuan ultrasonik pada kayu Thujopsis dolabrata, mereka memperoleh hasil minyak atsiri berkisar 1,91% hingga 7,90% tergantung pada pelarut. Kromatografi gas–spektrometri massa mengidentifikasi 47 senyawa bioaktif, dengan turunan morfinan sebagai yang paling melimpah (9,31–11,16%). Senyawa ini juga menunjukkan pengikatan terkuat terhadap alergen Cry j 1 dan Amb a 1, dengan afinitas pengikatan masing-masing −8,60 dan −7,40 kcal/mol, dan konsentrasi inhibisi dalam kisaran mikromolar rendah.
Docking molekuler mengungkapkan bahwa interaksi hidrofobik dan ikatan hidrogen mendorong interaksi protein-ligan ini. Studi ini menegaskan NADES sebagai alat yang berkelanjutan dan efektif untuk mengekstrak senyawa bioaktif dengan potensi efek modulasi alergi—langkah yang menjanjikan menuju solusi yang lebih hijau dan cerdas.
Poin Kunci
- Enam NADES disintesis dari kamper, timol, eugenol, mentol.
- Hasil ekstraksi 1,91–7,90% dari kayu Thujopsis dolabrata.
- Turunan morfinan menunjukkan pengikatan alergen kuat (Cry j 1, Amb a 1).
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.