Pelarut hidrogliserol dan pretreatment ultrasonikasi: Paduan hijau untuk ekstraksi polifenol Salvia fruticosa yang efisien tinggi

Grigorakis S. · Sustainability Switzerland · 2020 · 15 sitasi

Sage Yunani menyembunyikan harta karun polifenol, tetapi mengekstraksinya lama menjadi teka-teki kimia. Kini, paduan hijau gliserol dan gelombang suara membukanya secara efisien.

Salvia fruticosa, sage Kreta, bukanlah herba biasa. Kekuatan obatnya terletak pada polifenol, tetapi metode ekstraksi tradisional jauh dari hijau. Para peneliti berusaha mengubahnya dengan menggabungkan pelarut berbasis gliserol—produk sampingan biodiesel—dengan pretreatment ultrasonik singkat. Hanya 40 menit ultrasound, diikuti ekstraksi tangki berpengaduk, secara dramatis meningkatkan hasil polifenol dibandingkan pengadukan saja. Titik optimalnya adalah 50°C, menghasilkan 92 mg ekuivalen asam galat per gram massa kering yang mengesankan. Ekstraknya menyamai aktivitas antioksidan dari metode sebelumnya yang menggunakan metil β-siklodekstrin, dengan polifenol utama seperti luteolin 7-O-glukuronida dan asam rosmarinic hampir identik. Pendekatan berkelanjutan ini menawarkan cara praktis untuk menghasilkan ekstrak kaya polifenol untuk antioksidan makanan, antimikroba, atau kosmetik—tanpa bahan kimia keras.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.