Ekstraksi Senyawa Bioaktif dari Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Berbantuan Pelepasan Listrik Tegangan Tinggi menggunakan Pelarut Eutektik Dalam Alami: Efisiensi, Stabilitas, dan Sifat Fungsional
Limbah dapur baru saja mendapat peningkatan yang menakjubkan: kulit bawang merah, yang biasanya dibuang, kini dapat dialiri listrik dan direndam dalam pelarut hijau untuk membuka harta karun senyawa penyehat yang tersembunyi. Ini bukan sekadar daur ulang—ini adalah perubahan total bertegangan tinggi untuk ilmu pangan.
Lupakan bahan kimia keras. Para ilmuwan telah menggabungkan kejutan fisik—pelepasan listrik tegangan tinggi (HVED)—dengan pelarut alami, yang disebut NADES, untuk menarik senyawa bioaktif dari kulit bawang merah. Metode ini adalah pukulan ganda: pertama, kulit bawang diberi perlakuan awal dengan listrik pada 120 V selama 20 pulsa; kemudian, pelarut hijau terpilih, asam sitrat:gliserol, melakukan ekstraksi pada suhu lembut 40°C selama satu jam.
Poin Kunci
- HVED + NADES mengekstrak flavonoid 1,8× lebih banyak daripada etanol.
- Asam sitrat:gliserol meningkatkan aktivitas antioksidan hingga 20%.
- Metode hijau memperlambat degradasi antosianin, memperpanjang umur simpan.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.