Ekstraksi Hijau Berkinerja Tinggi untuk Antioksidan Polifenol dari Salvia fruticosa menggunakan Sikodekstrin: Optimasi, Kinetika, dan Komposisi

Grigorakis S. · Applied Sciences Switzerland · 2020 · 16 sitasi

Sage Kreta adalah pembangkit tenaga obat, namun polifenolnya selama ini bersembunyi dari ekstraksi hijau—sampai sekarang. Sikodekstrin baru saja mengubah air menjadi pelarut yang lebih cerdas.

Sage Kreta, atau Salvia fruticosa, telah lama dikenal karena manfaat kesehatannya, tetapi para ilmuwan kesulitan menarik antioksidan polifenolnya secara berkelanjutan. Studi ini menguji tiga sikodekstrin—m-β-CD, HP-β-CD, dan β-CD—sebagai pendorong hijau dalam ekstraksi berbasis air. Menggunakan desain Box–Behnken, mereka mengoptimalkan konsentrasi, pH, dan rasio cair-padat, sementara kinetika mengungkap peran suhu.

Hasilnya mencolok: m-β-CD terbukti paling efektif, menghasilkan 98,39 mg ekuivalen asam galat per gram massa kering. Pada suhu 80°C, efisiensi ekstraksi melonjak, meningkatkan daya reduksi besi dan aktivitas antiradikal. Lebih baik lagi, m-β-CD membutuhkan energi paling sedikit.

Spektrometri massa mengungkap kejutan: m-β-CD lebih menyukai luteolin 7-O-glukuronida, sementara β-CD menunjukkan afinitas lebih tinggi terhadap asam rosmarinat. Perilaku selektif ini membuka pintu untuk pemulihan polifenol yang disesuaikan, menjadikan ekstraksi hijau bukan hanya layak, tetapi juga presisi.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.