Ekstraksi Hijau Minyak Milletia pinnata untuk Pengembangan dan Karakterisasi Nanohidrogel Herbal Berbasis Pektin yang Mengikat Silang Karboksimetil Selulosa/Guar Gum

Bhagyashree Devidas T. · Frontiers in Chemistry · 2023 · 2 sitasi

Bagaimana jika minyak tanaman bisa diubah menjadi gel kecil yang melawan infeksi hanya dengan uap air? Para ilmuwan telah melakukannya dengan metode ekstraksi hijau yang menjaga kekuatan alami.

Farmasi alam itu rapuh. Ekstrak dari minyak Milletia pinnata dan akar Nardostachys jatamansi kaya akan senyawa bioaktif, tetapi mudah terdegradasi dalam kondisi yang keras. Untuk melindunginya, para peneliti menggunakan hidrodistilasi hijau—ekstraksi berbasis air yang lembut, tanpa bahan kimia keras.

Minyak dan ekstrak akar yang diekstrak mengungkap dua senyawa utama: spirojatamol dan metil ester asam heksadekanoat. Keduanya kemudian dimasukkan ke dalam hidrogel pektin yang mengikat silang karboksimetil selulosa/guar gum. Dengan memvariasikan konsentrasi pengikat silang dan agen pembentuk gel, tim menciptakan sepuluh formulasi, dengan OEEG2 dan OEG2 yang paling stabil.

Hidrogel unggulan ini memiliki ukuran droplet hanya 186,7 nm dan potensial zeta −20,5 mV, yang menunjukkan stabilitas yang baik. Analisis termal menunjukkan puncak endo- dan eksotermik, sementara gugus fungsi seperti hidroksil, amida II, dan amida III mengonfirmasi struktur molekul. Permukaan yang halus memastikan keseragaman struktural.

Nanohidrogel ini adalah pejuang. Ia menunjukkan aktivitas bakterisida terhadap bakteri Gram-positif (25,41 ± 0,09 mm) dan Gram-negatif (27,25 ± 0,01 mm), serta efek anti-inflamasi (49,25%–83,47%). Ini adalah kandidat yang menjanjikan untuk mengobati infeksi, dengan kemampuan menyerap obat yang ditargetkan secara spesifik.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.