Ekstraksi Hijau Senyawa Bioaktif dari Curcuma longa Menggunakan Pelarut Eutektik Dalam Alami: Mengungkap Potensi Antioksidan, Antimikroba, Antidiabetik, dan Pencerah Kulit

Jovanović J. · Plants · 2025 · 17 sitasi

Bayangkan pelarut yang sangat hijau sehingga bisa membuat harta karun emas kunyit bersinar lebih terang dari sebelumnya—tanpa setetes kimia beracun. Itulah janji Pelarut Eutektik Dalam Alami, dan mereka baru saja mengungguli air biasa dalam mengungkap rahasia kesehatan kunyit.

Kunyit telah lama terkenal karena warna cerah dan khasiat obatnya, tetapi mengekstrak senyawa bioaktifnya biasanya membutuhkan pelarut keras. Sekarang, para ilmuwan menguji 20 formulasi Pelarut Eutektik Dalam Alami (NADES)—campuran kolin klorida dengan gula, asam, gliserol, dan lainnya—untuk melihat apakah mereka bisa melakukan lebih baik. Hasilnya mencolok: dua campuran NADES, satu dengan kolin klorida, 1,2-propanediol, dan air (1:1:1) dan satu lagi dengan gliserol, betaine, dan air (1:1:3), menarik 30,73 dan 31,70 mg kurkumin per gram, masing-masing, mengungguli air yang hanya 26,91 mg/g. Tetapi ekstraksi hanyalah awal. Pelarut hijau ini tidak hanya mengumpulkan senyawa kunyit; mereka juga meningkatkan khasiatnya. Ekstrak menunjukkan peningkatan aktivitas antioksidan, efek antimikroba yang kuat, dan aktivitas antidiabetik yang mengesankan, dengan satu NADES (ChCl/asam laktat/air 1:2:5) memblokir 98,7% tirosinase—enzim di balik pigmentasi kulit—dan lebih dari 90% α-amilase, target kunci untuk manajemen diabetes. Ini bukan sekadar keingintahuan laboratorium; ini adalah langkah menuju ekstraksi berkelanjutan dan ramah lingkungan yang dapat mengubah cara kita memanfaatkan apotek alam.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.