Ekstraksi Hijau Komponen Bioaktif dari Biji Phoenix dactylifera (L.) Menggunakan NADES: Aplikasi dalam Bahan Pangan Fungsional

PRADHANA A.Y. · Annals of the University Dunarea De Jos of Galati Fascicle Vi Food Technology · 2025 · 0 sitasi

Bagaimana jika biji kurma yang Anda buang bisa menjadi bahan superfood berikutnya? Para ilmuwan mengubah limbah pertanian ini menjadi tambang emas senyawa bioaktif menggunakan kimia hijau.

Biji kurma, sering dibuang sebagai limbah agroindustri, sebenarnya kaya akan senyawa bioaktif berharga seperti polifenol, karotenoid, dan fitosterol. Namun, ekstraksinya biasanya memerlukan pelarut keras. Masuklah Natural Deep Eutectic Solvents (NADES)—alternatif hijau, biodegradable, dan hemat biaya yang mengubah permainan.

Tinjauan ini menyoroti bagaimana NADES, ketika dipadukan dengan teknik canggih seperti bantuan ultrasonik atau gelombang mikro, dapat mengekstrak senyawa-senyawa ini secara efisien. Misalnya, kolin klorida dan asam laktat dengan ultrasonik sangat efektif untuk polifenol, sementara mentol dan eucalyptol dengan pemanasan-pengadukan ideal untuk fitosterol. Bahkan karotenoid dapat diekstrak menggunakan asam oktanoat dan L-prolin dalam kondisi terkontrol.

Hasil nyatanya? Ekstrak dari kolin klorida dan etilen glikol menunjukkan potensi dalam makanan fungsional, seperti pengawetan ikan. Ekstrak kaya polifenol memperpanjang umur simpan fillet ikan nila nilotika yang disimpan pada 4°C hingga 10 hari. Ini adalah kimia hijau dalam aksi, mengubah limbah menjadi bahan berkelanjutan untuk makanan masa depan.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.