Ekstraksi Hijau, Komposisi Kimia, dan Aktivitas Antioksidan In Vitro dari Theabrownin pada Teh Gelap Kangzhuan
Tersembunyi di dalam bata teh gelap terdapat molekul cokelat keemasan dengan kekuatan antioksidan yang serius—dan para ilmuwan baru saja menemukan cara yang lebih hijau untuk mengeluarkannya. Menggunakan ultrasonik dan pelarut ramah lingkungan, mereka membuka hasil 12,59% dari senyawa penyehat ini.
Theabrownin (TB) adalah pigmen gelap dan misterius dalam teh gelap yang dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Namun, mengekstraksinya sering membutuhkan bahan kimia keras dan energi tinggi. Dalam penelitian ini, para peneliti mengembangkan pendekatan yang lebih ramah lingkungan: ekstraksi berbantuan ultrasonik dengan pelarut eutektik dalam (UAE-DES), campuran kolin klorida dan asam malat yang bertindak sebagai pelarut hijau dan biodegradable. Dengan rasio cair-padat 20:1 (v/w), daya ultrasonik 577 W, sonikasi 25 menit, dan kadar air 30%, mereka mencapai hasil TB tertinggi sebesar 12,59% dari teh gelap Kangzhuan (KZDT).
Setelah ekstraksi, tim memfraksinasi TB menggunakan silika gel, menghasilkan enam fraksi berbeda (TBFs1–6). Menggunakan LC-MS/MS, mereka mengidentifikasi komponen utama: flavonoid, terpena, asam fenolat, alkaloid, lipid, dan asam amino. Di antara fraksi tersebut, TBF4 menonjol dengan aktivitas antioksidan terkuat, menunjukkan nilai DPPH, ABTS, dan FRAP masing-masing sebesar 45,08 ± 0,42 μM asam askorbat/g DW, 178,52 ± 0,29 μM Trolox/g DW, dan 370,85 ± 6,00 μM Fe(II)/g DW.
Penelitian ini adalah yang pertama menunjukkan bahwa menggabungkan UAE-ChCl/MA dengan silika gel adalah strategi efektif dan ramah lingkungan untuk mengekstraksi TB dari KZDT. Secara khusus, 6,7-dihydroxycoumarin-6-glucoside dan neohesperidin muncul sebagai senyawa utama dalam fraksi tersebut, memberikan panduan untuk penelitian kimia lebih lanjut dan pemanfaatan yang lebih luas dari harta karun tersembunyi teh gelap.
Poin Kunci
- Metode hijau UAE-DES menghasilkan 12,59% theabrownin dari teh gelap
- Enam fraksi diisolasi; TBF4 menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi
- Senyawa utama: 6,7-dihydroxycoumarin-6-glucoside dan neohesperidin
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.