NaDES Berbasis Gliserol untuk Ekstraksi Senyawa Bioaktif dari Buah Prunus spinosa L.: Formulasi, Karakterisasi, dan Aplikasi

Berkati A. · Annals of the University Dunarea De Jos of Galati Fascicle Vi Food Technology · 2025 · 0 sitasi

Bagaimana jika kunci untuk mengungkap harta karun tersembunyi alam tidak terletak pada bahan kimia keras, melainkan pada molekul sederhana yang manis? NaDES berbasis gliserol muncul sebagai pelarut hijau yang dapat merevolusi cara kita mengekstrak senyawa bermanfaat dari tanaman.

Dalam upaya mencari metode ekstraksi berkelanjutan, para ilmuwan beralih ke Natural Deep Eutectic Solvents (NaDES) sebagai alternatif yang menjanjikan untuk pelarut organik tradisional. Studi ini berfokus pada sintesis tiga NaDES berbasis gliserol yang inovatif, menggunakan gliserol sebagai akseptor ikatan hidrogen yang dipasangkan dengan donor berbeda: fruktosa (N1), sukrosa (N2), dan asam tartarat (N3). Tim mengkarakterisasi pelarut ini dengan mengukur pH, viskositas, konduktivitas, dan stabilitas, serta spektroskopi inframerah transformasi Fourier untuk memastikan strukturnya.

Ketika diterapkan pada buah blackthorn (Prunus spinosa L.), NaDES menunjukkan potensi yang luar biasa. N1 mencapai total fenolik tertinggi sebesar 9,28 mg GAE/g BK, melampaui NaDES lainnya dan pelarut etanol 70% konvensional. Sementara itu, N3 unggul dalam hasil flavonoid, mencapai 3,26 mg CE/g BK. Menariknya, ekstrak hidroetanolik masih memiliki aktivitas antioksidan terkuat sebesar 87,89%, seperti yang diukur dengan uji DPPH.

Hasil ini, didukung oleh analisis LC-DAD, menyoroti keserbagunaan NaDES berbasis gliserol. Mereka menawarkan rute non-toksik dan ramah lingkungan untuk mengekstrak senyawa bioaktif, menempatkan mereka sebagai kandidat kuat untuk aplikasi di industri makanan, kosmetik, dan farmasi. Masa depan kimia hijau mungkin memang manis.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.