Efisiensi Ekstraksi dan Evaluasi Matriks Kehijauan dari Berbagai Proses Ekstraksi untuk Pemulihan Senyawa Bioaktif dari Paeonia emodi: Sebuah Studi Komparatif

Singh B. · Results in Chemistry · 2026 · 1 sitasi

Bagaimana jika rahasia untuk membuka kekuatan paeony Himalaya tidak terletak pada bahan kimia keras, melainkan pada campuran gula dan garam sederhana? Sebuah studi baru mengungkap metode ekstraksi hijau yang meningkatkan hasil antioksidan sekaligus ramah lingkungan.

Jauh di Himalaya, sebuah bunga menyimpan senyawa bioaktif yang kuat. Namun, ekstraksinya sering kali bergantung pada pelarut organik yang keras. Sekarang, para peneliti membandingkan berbagai metode dan menemukan juaranya: Pelarut Eutektik Dalam Alami (NADES) yang terbuat dari kolin klorida dan sukrosa, dikombinasikan dengan bantuan ultrasonik. Duo hijau ini secara dramatis mengungguli pelarut tradisional, menghasilkan polifenol dan antioksidan tertinggi. Metode ini juga efektif menghambat enzim yang terkait dengan penuaan, seperti tirosinase dan hialuronidase. Metode ini memungkinkan kuantifikasi presisi sepuluh senyawa polifenolik dan hasil impresif paeoniflorin (23,62 mg/g) dan albiflorin (5,38 mg/g). Analisis statistik mengonfirmasi keunggulannya, dan metrik hijau memberinya skor tinggi—0,70 pada AGREE dan 85 pada GAPI. Pendekatan sederhana dan berkelanjutan ini dapat merevolusi cara kita mengekstrak senyawa bioaktif untuk nutraseutikal dan fitokosmetik.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.