Pelarut Eutektik Dalam dan Teknik Pemecah Dinding: Frontier Baru dalam Ekstraksi Oleuropein dan Flavonoid dari Daun Zaitun dengan Potensi Antioksidan dan Antitumor yang Unggul

Deng Y. · Molecules · 2025 · 5 sitasi

Bagaimana jika kunci untuk membuka antioksidan alami terkuat terletak pada pelarut hijau dan ledakan gaya mekanis? Sebuah studi baru menunjukkan bagaimana daun zaitun, produk sampingan, dapat diubah menjadi harta karun senyawa bioaktif.

Daun zaitun sering dibuang, tetapi menyimpan rahasia ampuh: oleuropein dan flavonoid, senyawa dengan manfaat kesehatan luar biasa. Namun, ekstraksi yang efisien masih menjadi tantangan. Studi ini memperkenalkan duo inovatif: pelarut eutektik dalam (DES) dari kolin klorida dan etilen glikol, dikombinasikan dengan ekstraksi pemecah dinding (WBE), teknik yang menggunakan gaya mekanis untuk membuka sel tanaman. DES mengungguli pelarut tradisional seperti asam laktat dan metanol, terutama dengan kadar air 30%. Menggunakan metodologi permukaan respons, tim mengoptimalkan kondisi: kadar air 30%, waktu pemecahan 140 detik, dan rasio cair-padat 230 mL/g. Ini menghasilkan jumlah yang mengesankan: 88,87 mg/g oleuropein, 4,57 mg/g luteolin-7-O-glukosida, dan 114,31 mg RE/g total flavonoid dari bahan kering. Di antara tiga varietas zaitun, daun Picholine muda menonjol dengan konsentrasi tertinggi. Ekstrak Picholine menunjukkan aktivitas antioksidan kuat (ABTS•+ 155,10 mg/mL, DPPH• 44,58 mg/mL) dan, dalam uji CCK-8, secara signifikan menghambat pertumbuhan sel kanker esofagus manusia Eca-109 pada 25 µg/mL selama 24 jam, sementara sel normal Het-1A tetap aman. Proses hijau ini tidak hanya memanfaatkan limbah pertanian tetapi juga membuka peluang untuk suplemen, kosmetik, dan makanan fungsional.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.