Ekstraksi Asam Karminat Berbasis Pelarut Eutektik Dalam: Pendekatan Komputasional-Eksperimental untuk Pengembangan Proses Berkelanjutan

Li J. · ACS Sustainable Chemistry and Engineering · 2025 · 4 sitasi

Bisakah akar yang seperti gulma menjadi harta karun senyawa bioaktif? Studi ini mengubah akar buncis—produk samping pertanian yang terabaikan—menjadi sumber antioksidan berkelanjutan menggunakan plasma dingin dan pelarut ramah lingkungan.

Akar buncis, sering dibuang sebagai limbah pertanian, menyimpan kekayaan senyawa bioaktif. Peneliti kini mengembangkan metode terintegrasi untuk mengungkapnya. Proses dimulai dengan perlakuan plasma dingin bertekanan rendah udara atmosfer (CP), dioptimalkan menggunakan metodologi permukaan respons (RSM) untuk menemukan keseimbangan sempurna antara daya, tekanan, dan waktu. Selanjutnya, ekstraksi berbantuan ultrasonik (UAE) dengan pelarut eutektik dalam alami (NADES) mengambil alih, menghasilkan peningkatan signifikan dalam total fenolik (TPC) dan aktivitas antioksidan (DPPH) dibandingkan sampel tanpa perlakuan. Titik optimal adalah 11,5 menit pada 52 W dan 0,65 mbar, dengan model prediktif yang sesuai dengan hasil eksperimen. Selain ekstraksi, tim memastikan kualitas akar dengan memantau beban mikroba dan stabilitas warna. Pendekatan ramah lingkungan ini tidak hanya memanfaatkan produk samping yang terabaikan, tetapi juga membuka peluang untuk pangan fungsional, nutraceutical, dan farmasi.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.