Menggabungkan Teknik Ekstraksi Baru dengan Pelarut Eutektik Dalam Alami untuk Mendapatkan Senyawa Fenolik dan Terpenoid dari Akar Paris polyphylla

Vo T.P. · Journal of Agriculture and Food Research · 2024 · 7 sitasi

Bagaimana jika rahasia untuk membuka kekuatan penyembuhan tanaman tidak terletak pada bahan kimia keras, melainkan pada pelarut alami yang lembut? Sebuah studi baru mengungkap hal ini untuk tanaman obat Paris polyphylla.

Jauh di dalam akar Paris polyphylla, tanaman obat, terdapat senyawa fenolik dan terpenoid yang berharga. Namun ekstraksinya seringkali membutuhkan pelarut keras yang tidak ramah lingkungan. Sekarang, peneliti beralih ke pelarut eutektik dalam alami (NADES) — campuran komponen alami yang bertindak sebagai pelarut hijau — untuk mengeluarkan senyawa ini secara lembut.

Tim menyiapkan delapan NADES berbeda dan menemukan bahwa campuran asam laktat:glukosa (2:1) unggul dalam menarik fenolik, sementara asam sitrat:glukosa (2:1) terbaik untuk terpenoid. Mereka kemudian menggabungkan pelarut ini dengan tiga teknik ekstraksi baru: bantuan ultrasonik, shearing kecepatan tinggi, dan bantuan gelombang mikro. Setiap metode memberikan hasil yang mengesankan, dengan ekstraksi shearing kecepatan tinggi (HSE) mencapai total tertinggi: 6,08 mg GAE/g fenolik dan 26,13 mg UA/g terpenoid.

Pentingnya, ekstrak menunjukkan aktivitas antioksidan kuat, diukur dengan uji DPPH dan ABTS. Secara khusus, ketika menggunakan pelarut berbasis asam sitrat, kapasitas scavenging ABTS mencapai 147,103 μmol TE/L.g, menunjukkan kemampuan melawan radikal bebas yang kuat.

Bintang sebenarnya dari studi ini adalah HMUAE — metode hibrida yang menggabungkan homogenisasi, ultrasonik, dan teknologi gelombang mikro. Pendekatan sinergis ini tidak hanya meningkatkan efisiensi ekstraksi tetapi juga menawarkan rute baru yang berkelanjutan untuk memanfaatkan kekayaan bioaktif Paris polyphylla.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.