Pendekatan kemoenzimatik menuju sintesis metabolit laut antitumor dan antileishmanial (+)-Harzialactone A melalui reduksi biokatalitik stereoselektif dari keton prokiral
Lautan menyembunyikan molekul yang melawan kanker dan leishmaniasis—kini para kimiawan meminjam katalis alami untuk membangun salah satunya, dengan presisi yang menakjubkan.
Produk alami laut adalah harta karun senyawa bioaktif, dan (+)-Harzialactone A adalah salah satu permata di dalamnya. Metabolit ini, yang diisolasi dari organisme laut, telah menunjukkan aktivitas antitumor dan antileishmanial yang menjanjikan, menjadikannya target utama bagi kimiawan sintetis. Namun, kompleksitas alam sering membuat molekul semacam ini sulit diproduksi di laboratorium. Dalam penelitian ini, para peneliti beralih ke biokatalisis—menggunakan enzim sebagai katalis alami—untuk menyederhanakan sintesis. Mereka merancang rute kemoenzimatik yang bertumpu pada langkah kunci: reduksi stereoselektif dari keton prokiral, asam 4-okso-5-fenilpentanoat atau esternya. Sebuah koleksi oksidoreduktase, baik tipe liar maupun yang direkayasa, bersama dengan berbagai galur mikroba, disaring untuk efisiensinya. Setelah menyempurnakan ko-solven dan ko-substrat, dua kandidat terbaik muncul: ragi T. molischiana, yang bekerja dengan NADES (kolin klorida-glukosa), dan enzim ADH442. Biokatalis ini menghasilkan enantiomer (S) yang diinginkan dengan ekses enantiomerik sangat baik (97% hingga >99%) dan konversi baik hingga sangat baik (masing-masing 88% hingga 80%). Pekerjaan ini menawarkan jalur baru yang lebih ramah lingkungan untuk mensintesis (+)-Harzialactone A, berpotensi mempercepat pengembangan obat dari sumber laut.
Poin Kunci
- Metabolit laut (+)-Harzialactone A menunjukkan aktivitas antitumor dan antileishmanial.
- Sintesis kemoenzimatik melalui reduksi biokatalitik stereoselektif dari keton prokiral.
- T. molischiana dengan NADES dan ADH442 memberikan ee 97-99%, konversi 80-88%.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.