Bioprospeksi Buah Liar (Solanum pachyandrum): Karakterisasi Fisikokimia dan Optimasi Ekstraksi Senyawa Bioaktif Berbantuan Ultrasonik

Castillo-Pintado F.E. · Applied Food Research · 2026 · 0 sitasi

Jauh di alam liar Peru, buah yang terabaikan menyimpan harta karun antioksidan—dan para ilmuwan baru saja memecahkan kode untuk mengeluarkannya secara efisien.

Buah liar Solanum pachyandrum telah lama diabaikan oleh sains—sampai sekarang. Untuk pertama kalinya, para peneliti memetakan perubahan fisikokimia selama pematangan dan mengoptimalkan metode ekstraksi hijau berbantuan ultrasonik untuk mengeluarkan senyawa bioaktifnya. Menggunakan desain Box-Behnken, mereka menguji bagaimana konsentrasi metanol (10–70%), amplitudo ultrasonik (20–60%), dan waktu sonikasi (1–15 menit) memengaruhi total fenolik (TPC), total karotenoid (TCC), dan aktivitas antioksidan (AA). Model tersebut cocok dengan baik untuk TPC (R² = 0,9185) dan TCC (R² = 0,941), meskipun AA terbukti lebih sulit diprediksi. Resep optimal—10% metanol, 60% amplitudo, 15 menit—menghasilkan 90,27 mg GAE/100 g fenolik dan 269,13 mg β-CE/100 g karotenoid pada buah matang. Pematangan berpengaruh signifikan: buah hijau mengandung lebih banyak fenolik dan daya antioksidan (149,62 mg GAE/100 g; 198,32 μmol Trolox/100 g), sementara karotenoid terakumulasi seiring buah matang. Studi ini menyoroti spesies yang terabaikan dan membuktikan bahwa ekstraksi berbantuan ultrasonik adalah alat hijau yang ampuh untuk membuka potensinya.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.