Sistem eutektik mendalam alami berbasis hayati sebagai pelarut serbaguna: Struktur, interaksi, dan aplikasi tingkat lanjut

Usmani Z. · Science of the Total Environment · 2023 · 137 sitasi

Bagaimana jika masa depan kimia hijau tersembunyi di depan mata, tetap berwujud cair di bawah nol derajat sekaligus melenyapkan ketergantungan kita pada pelarut tradisional yang beracun?

Pelarut eutektik mendalam alami, atau NADES, sedang mengubah cara para ilmuwan memandang media yang berkelanjutan. Membanggakan rentang polaritas yang luas, volatilitas yang sangat rendah, dan wujud cair di bawah 0 derajat Celsius, sistem berbasis hayati ini menawarkan daya larut yang tinggi serta aktivitas stabilisasi yang luar biasa untuk produk alam. Biodegradabilitasnya yang tinggi, toksisitas yang rendah, keberlanjutan, biaya murah, dan sintesis yang mudah menjadikannya alternatif yang menarik untuk air dan cairan ionik. Mereka bahkan menantang pandangan saat ini tentang fisiologi dan biokimia tanaman.

Mulai dari kosmetik dan teknologi pangan hingga teknik pengiriman obat, industri farmakologis, dan perancah terapi tulang, NADES membuka pintu untuk berbagai aplikasi. Mereka unggul dalam mengekstrak senyawa fenolik dari kulit anggur, berfungsi sebagai media anhidrat untuk pemrosesan DNA, bertindak sebagai media reaksi enzimatik, dan menstabilkan pigmen biologis. Para peneliti juga memadukannya dengan energi ultrasonik untuk pelarutan protein hijau atau menggunakannya dalam perlindungan tanaman yang ramah lingkungan dan pemurnian bahan bakar.

Terlepas dari prospek cerah ini, NADES bukan tanpa hambatan. Viskositasnya yang tinggi—berkisar antara 200 hingga 500 milimeter persegi per detik pada 40 derajat Celsius—dapat menghambat perpindahan massa selama ekstraksi dan memperlambat proses transfer pelarut. Meninjau sifat struktural, studi kasus toksisitas, dan cara mengatasi hambatan viskositas ini menyediakan peta jalan yang krusial untuk penggunaan di masa depan.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.