Lapisan Berbasis Mesokarp Babassu dengan Ekstrak Tumbuhan Amazon yang Diperoleh Menggunakan Pelarut Eutektik Dalam Alami (NADES) untuk Pengawetan Tomat Ceri
Bayangkan tomat yang tetap segar selama sembilan hari, bukan dalam bungkus plastik, melainkan dalam lapisan dari kulit kayu dan daun Amazon—inilah janji terobosan kemasan berkelanjutan yang baru.
Lupakan bungkus plastik. Para ilmuwan telah beralih ke hutan hujan Amazon untuk menciptakan lapisan cerdas dan dapat dimakan untuk tomat ceri. Rahasianya? Pelarut Eutektik Dalam Alami, atau NADES—cairan hijau yang terbuat dari bahan murah dan aman seperti kolin klorida dan asam sitrat. Pelarut ini bertindak seperti kunci ramah lingkungan, membuka antioksidan dan antimikroba kuat dari kulit kayu Uxi dan daun Jambolan.
Tim menguji tiga formulasi NADES. Satu menonjol karena densitasnya yang rendah, yang lain karena viskositasnya yang tinggi, dan yang ketiga karena polaritasnya yang unik. Pelarut ketiga ini, yang dibuat dengan asam sitrat, terbukti paling efektif dalam menarik senyawa bioaktif. Ekstrak yang dihasilkan menunjukkan kekuatan antioksidan yang mengesankan, menetralkan lebih dari 95% radikal bebas, dan bahkan menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa, patogen bawaan makanan yang umum.
Ketika ekstrak ini dicampur ke dalam lapisan yang berasal dari mesokarp babassu—produk sampingan dari palem babassu—keajaiban terjadi. Tomat yang dilapisi kehilangan lebih sedikit berat, tetap lebih keras, dan mempertahankan keamanan mikrobiologisnya hingga sembilan hari. Lebih baik lagi, uji rasa dengan bruschetta yang dibuat dari tomat ini mendapat penerimaan lebih dari 80%. Ini bukan hanya tentang tomat; ini adalah langkah menuju Agenda 2030 untuk sistem pangan berkelanjutan.
Poin Kunci
- NADES dengan asam sitrat mengekstrak antioksidan kuat dari tumbuhan Amazon.
- Lapisan babassu menjaga tomat tetap segar hingga 9 hari.
- Uji rasa bruschetta mendapat penerimaan >80%.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.