Kemajuan dalam Ekstraksi Hijau Fitokimia dari Matriks Buah Menggunakan Teknologi Baru dan Pelarut Eutektik Dalam Alami: Sebuah Tinjauan Sistematis
Bayangkan mengekstrak senyawa penyehat yang berwarna cerah dari buah tanpa bahan kimia keras—ini kini menjadi kenyataan, berkat pelarut eutektik dalam alami dan teknologi mutakhir.
Sebuah tinjauan sistematis, mengikuti pedoman PRISMA 2020, telah menggali ekstraksi hijau senyawa bioaktif dari matriks buah. Para peneliti menelusuri database seperti Scopus dan Web of Science, menganalisis studi dari 2015 hingga 2025, dan setelah evaluasi ketat, 63 studi relevan dipilih. Temuan menyoroti minat yang berkembang pada pelarut eutektik dalam alami (NADES), yang berkelanjutan, beracun rendah, dan sangat efisien. Ketika dipadukan dengan teknologi seperti ultrasonik dan gelombang mikro, pelarut ini meningkatkan hasil, mengurangi penggunaan energi, dan melindungi senyawa rapuh seperti polifenol, flavonoid, dan antosianin. Kinerja NADES bergantung pada sifat-sifatnya—polaritas dan viskositas—serta faktor operasional seperti suhu dan kadar air. Sinergi ini menawarkan jalur yang menjanjikan untuk valorisasi agri-pangan, menciptakan bahan fungsional dan sistem label bersih. Lebih jauh, ini membuka jalan bagi proses ekstraksi berkelanjutan skala industri.
Poin Kunci
- 63 studi dianalisis dari 2015-2025
- NADES + ultrasonik/gelombang mikro meningkatkan efisiensi
- Sinergi memungkinkan skala industri berkelanjutan
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.