Kemajuan dalam metode ekstraksi hijau, sifat biologis, dan aplikasi betanin dan vitexin: Tinjauan terkini dan analisis bibliometrik

de Freitas Marinho L. · Biocatalysis and Agricultural Biotechnology · 2023 · 19 sitasi

Bagaimana jika sisa-sisa dari salad Anda bisa menjadi harta karun senyawa penambah kesehatan? Tinjauan ini menyelami ekstraksi hijau molekul bioaktif dari produk sampingan makanan, mengubah limbah menjadi kesehatan.

Bayangkan kulit dan batang dari dapur Anda—kemangi, tomat, dan paprika merah—berubah menjadi ekstrak berharga. Studi ini mengeksplorasi metode ramah lingkungan untuk menarik senyawa bioaktif dari produk sampingan ini, mendukung keberlanjutan pertanian. Menggunakan air dan etanol dengan konsentrasi dan suhu berbeda, para peneliti menguji ekstraksi baik pada skala laboratorium maupun skala industri dengan ekstraktor Timatic®. Ekstrak fenolik dianalisis dengan HPLC-DAD-MS, mengungkapkan bahwa ekstrak kemangi kering mengandung hingga 240 mg/g fenolik, sementara tomat dan paprika merah berkisar 8,0–11,2 mg/g. Polisakarida dari tomat dan paprika merah juga diekstraksi, dengan hasil mencapai 6,0% dan 10,4% (b/b pada bahan kering), masing-masing. Polisakarida ini dikarakterisasi menggunakan 1H-NMR dan DLS, memberikan wawasan baru tentang strukturnya. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan skala dari laboratorium ke industri efisien, dan ekstrak kering, terutama dari kemangi, bisa menjadi sumber fenol bioaktif yang berharga. Penelitian ini tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga membuka peluang untuk aplikasi masa depan dalam makanan, kosmetik, dan farmasi.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.