Proses ekstraksi berbasis NADES canggih untuk pemulihan senyawa fenolik dari residu alpukat Hass: Strategi valorisasi berkelanjutan

Grisales-Mejía J.F. · Separation and Purification Technology · 2024 · 53 sitasi

Bagaimana jika limbah alpukat bisa menjadi harta karun senyawa penyehat? Ilmuwan menemukan cara hijau untuk mengungkapnya.

Pecinta alpukat, bersukacitalah—sisa buah favorit Anda mendapat kehidupan kedua. Para peneliti beralih ke Pelarut Eutektik Dalam Alami (NADES), alternatif ramah lingkungan untuk pelarut tradisional, untuk mengekstrak senyawa fenolik dari kulit dan biji alpukat Hass. Senyawa ini dikenal karena kekuatan antioksidannya, dan tim ingin melihat seberapa baik NADES dapat memulihkannya menggunakan teknik canggih seperti ekstraksi berbantuan ultrasonik (UAE) dan ekstraksi cairan bertekanan (PLE).

Mereka menyiapkan sepuluh campuran NADES yang berbeda, memasangkan kolin klorida atau betain dengan donor seperti fruktosa, glukosa, asam laktat, asam sitrat, atau gliserol. Hasilnya mencolok: jenis pelarut dan metode ekstraksi secara signifikan mempengaruhi total kandungan fenol, proantosianidin, antosianin monomer, dan kapasitas antioksidan. Secara khusus, PLE menonjol, meningkatkan ekstraksi dari epikarp (kulit) ke tingkat yang mengesankan—185 mg ekuivalen asam galat per gram untuk fenol dan 77,8 mg proantosianidin B2 per gram untuk proantosianidin.

Menggunakan spektrometri massa resolusi tinggi, para peneliti mengidentifikasi bahwa campuran seperti ChCl:Fru dan ChCl:Lac sangat efektif, terutama bila dikombinasikan dengan PLE. Ini bukan sekadar keingintahuan laboratorium—ini adalah strategi berkelanjutan untuk mengubah limbah pertanian menjadi ekstrak berharga, mengurangi dampak lingkungan sambil memproduksi senyawa bioaktif. Studi ini menyoroti bahwa ekstraksi tekanan tinggi dengan NADES adalah jalan yang menjanjikan menuju pemulihan fenolik yang lebih hijau dan lebih efisien dari residu alpukat.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.