Strategi Baru untuk Pemisahan Minyak Fungsional dari Biji Chamomile
Bagaimana jika biji chamomile yang sederhana, sering dibuang setelah membuat teh, menyimpan harta karun minyak yang menyehatkan? Sebuah studi baru mengungkap metode ramah lingkungan untuk mengeluarkan hingga 18,6% minyak kaya senyawa bermanfaat.
Biji chamomile, yang biasanya terabaikan, kini menjadi sorotan sebagai sumber minyak bioaktif yang menjanjikan untuk konsumsi manusia. Para peneliti menggunakan teknik ekstraksi ramah lingkungan dengan karbon dioksida superkritis (sc-CO2), mencapai tekanan hingga 450 bar dan suhu hingga 60°C, untuk menghasilkan minyak berkualitas tinggi secara efisien. Mereka bahkan memberi kesempatan kedua pada limbah dengan mengekstraksi ulang menggunakan sc-CO2 dan etanol, meningkatkan hasil minyak dari 2,4% yang sederhana menjadi 18,6% yang mengesankan melalui optimasi tekanan, suhu, biaya, penggilingan biji, dan penggunaan pelarut.
Poin Kunci
- Ekstraksi ramah lingkungan meningkatkan hasil minyak dari 2,4% menjadi 18,6%.
- Minyak kaya asam lemak tak jenuh (hingga 88,7%).
- Aktivitas antioksidan dan antimikroba terkonfirmasi.
Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama.