Pendekatan hijau untuk valorisasi berkelanjutan dan efektif dari tunas Populus nigra sebagai sumber terbarukan ekstrak bernilai tambah tinggi menggunakan pelarut alternatif dengan prospek aplikasi dalam formulasi perawatan kulit

Zaidi S. · South African Journal of Botany · 2023 · 6 sitasi

Bagaimana jika kunci tabir surya yang lebih baik tersembunyi di tunas pohon? Para ilmuwan telah membuka metode ekstraksi hijau dari tunas poplar hitam yang memiliki aktivitas antioksidan kuat—dan suatu hari bisa melindungi kulit Anda.

Lupakan bahan kimia keras. Para peneliti beralih ke tunas Populus nigra, sumber terbarukan, dan menggunakan asam laktat berbantuan ultrasonik—pelarut hijau—untuk menarik senyawa fenolik. Hasilnya? Fenolik solid 42,64 mg GAE/g bk, dengan aktivitas antioksidan mencapai 72,20 mmol TE/100g bk terhadap radikal DPPH dan 72,73 mg AAE/g bk terhadap radikal hidroksil. Itu perisai serius bagi sel Anda.

Ekstrak tidak berhenti di situ. Ia menunjukkan kapasitas khelasi besi yang signifikan (104,45 mg EDTA E/g bk) dan efek anti-inflamasi yang kuat, dengan nilai IC50 0,122% dan 0,1788% untuk inhibisi oksida nitrat dan siklooksigenase, masing-masing. Lebih baik lagi, ia memiliki faktor perlindungan matahari tinggi 34,81—dan tanpa efek iritasi, menjadikannya kandidat menjanjikan untuk perawatan kulit.

Analisis kimia melalui FTIR, LC-MS, dan GC-MS mengungkap harta karun metabolit: alkohol, keton, amina, dan 15 senyawa bioaktif, termasuk 9 fenolik dan 6 asam organik, diidentifikasi pertama kali dalam tunas ini. Pendekatan ramah lingkungan ini bisa mendefinisikan ulang cara kita merancang ekstrak antioksidan, anti-inflamasi, dan fotoprotektif—secara alami.

Poin Kunci

Apakah ini membantu?

Komentar

Belum ada komentar — jadilah yang pertama.

Komentar ditinjau dulu sebelum ditampilkan.